Ada dua metode yang dapat digunakan untuk mengestimasi penyusutan, yaitu:
1. Metode langsung
- Metode Umur HidupRasio perbandingan antara umur efektif properti subjek dengan total umur ekonomis properti pembanding terhadap total biaya pembuatan/penggantian baru
- Metode umur ekonomis dengan modifikasiDilakukan dengan memisahkan antara penyusutan yang dapat diperbaiki (curable) dan yang tidak dapat diperbaiki (incurable)
- Metode terinci (Breakdown Method)Metode perhitungan yang menyeluruh & detail dengan melakukan kalkulasi terhadap komponen-komponen bangunan secara terinci .
2. Metode tidak langsung
- Metode Ekstrasi PasarBerbasis selisih antara nilai transaksi penjualan properti sejenis dikurangi nilai tanahnya dengan biaya pembuatan/penggantian kembali properti pada tanggal penilaian
- Metode Kapitalisasi PendapatanMenghitung nilai properti dengan mengkapltalisasi pendapatan bersih dari subjek properti lalu dikurangi dengan nilai tanah diperoleh nilai bangunan. Hasil ini dibandingkan dengan biaya membangun baru.
Jenis-Jenis Penyusutan :· Penyusutan FisikNilai yang hilang yang disebabkan oleh karena penggunaan bangunan dan pengaruh dari alam.· Penyusutan FungsionalPenurunan fungsi kegunaan bangunan dengan kriteria tingkat efisiensi kepuasan keinginan, dan kebutuhan pasar.· Penyusutan Eksternal (Ekonomi)Nilai yang hilang yang disebabkan oleh pengaruh dari luar properti. Ada dua kategori sumber, yaitu:- kemunduran lokasidisebabkan oleh lingkunan disekitar properti subjek, contoh polusi dan kebisingan- kemunduran ekonomidisebabkan kondisi ekonomi, contoh kenaikan tingkat bunga, kelebihan penawaran jenis property tertentu.
